Minggu, 08 April 2018

Komputer sebagai Media Pembelajaran

1. Media Pembelajaran

Kata media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata “medium” yang secara harfiah mempunyai arti perantara atau pengantar. Menurut Heinich, Molenda, dan Russel dalam Rusman (2009: 151) menyatakan bahwa media adalah semua bentuk perantara yang digunakan oleh manusia untuk menyampaikan informasi, pendapat atau gagasan yang disampaikan kepada penerima pesan. Pada dasarnya media dapat digunakan dalam proses belajar mengajar melalui dua arah, yaitu media sebagai alat bantu mengajar dan sebagai media belajar yang dapat digunakan sendiri oleh peserta didik. Lebih jauh Briggs menyatakan media pembelajaran sebagai alat untuk memberi perangsang bagi peserta didik supaya terjadi proses belajar.
Dari pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah semua bentuk perantara yang digunakan dalam pembelajaran yang berupa informasi, pendapat atau gagasan yang dapat memberi rangsangan kepada peserta didik sehingga terjadi interaksi antara pemberi pesan dan penerima pesan.
Pembelajaran yang dikembangkan melalui media sangat besar fungsi dan kegunaannya. Tidak sekedar mampu menyampaikan informasi sebagaimana yang terjadi pada pembelajaran konvensional pada umumnya, namun lebih dari itu pembelajaran yang berbantukan media mampu menjadikan proses penyampaian informasi menjadi jauh lebh menarik bagi peserta didik.
Fungsi media di dalam proses pembelajaran cukup penting dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran terutama membantu peserta didik untuk belajar. Secara umum media pembelajaran memiliki fungsi :
  • Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan tenaga;
  • Menimbulkan gairah belajar, interkasi lebih langsung antara peserta didik dengan sumber belajar;
  • Memungkinkan anak belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan visualnya, auditorinya, dan kinestetiknya;
  • Memberi rangsangan yang sama;
  • Meningkatkan kualitas pembelajaran
Keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran sangatlah penting, karena seperti yang di kemukan oleh Edgar Dale dalam Sadiman, dkk (2003: 78) dalam klasifikasi pengalaman menurut tingkat dari yang paling konkrit kepada tingkat yang paling abstrak, dimana partisipasi, dan pengalaman langsung yang diterima peserta didik. Penyampaian suatu konsep kepada siswa akan tersampaikan dengan baik jika konsep tersebut mengharuskan siswa terlibat di dalamnya bila dibandingkan dengan konsep yang hanya melibatkan siswa untuk mengamati saja.

2. Komputer Sebagai Media Pembelajaran 

Istilah komputer (computer) diambil dari bahasa latincomputare yang berarti menghitung (to compute atau to reckon). Sementara Sanders (2012) menyatakan bahwa : Komputer adalah sistem elektronik untuk mamanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya dana menghasilkan output, bekerjanya dikendalikan oleh program yang tersimpan di dalam penyimpanannya dan program tersebut dikenal dengan system operasi.
Hal ini diperkuat oleh pendapat Hamacher dalam Jagiyanto (2005: 91), yang menyatakan bahwa “ Komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memoarinya, dan menghasilkan out berupa informasi”.
Berdasarkan pendapat para ahli dpapat disimpulkan bahwa komputer adalah seperangkat elektronik yang dapat menerima masukan (input), dan selanjutnya melakukan pengolahan (process) untuk menghasilkan keluaran (output) berupa informasi secara cepat melalui suatu program atau aplikasi tertentu.
Pesatnya perkembangan komputer dan banyaknya eksperimen mengenai komputer yang dilakukan menghasilkan suatu media yang mampu memfasilitasi kegiatan belajar mengajar atau proses pembelajaran terutama di sekolah. Pemanfaatan teknologi komputer telah banyak memberikan kontribusi terhadap proses pembelajaran yaitu dengan mempermudah dan memperjelas materi yang begitu beragam dan memberikan contoh yang konkrit, dalam arti lain komputer  dapat didayagunakan sebagai media pembelajaran.
Komputer merupakan alat yang bias dimanfaatkan sebagai media utama pembelajaran karena berbagai macam kemampuan yang dimilikinya, diantaranya memiliki respon yang cepat secara virtual(tampilan) terhadap masukan yang diberikan siswa (user). Di samping itu, komputer juga memiliki kemampuan yang lain yaitu mengendalikan dan mengatur berbagai macam media dan bahan pembelajaran seperti film, video, slide dan informasi yang dapat dicetak.

3. Bentuk-bentuk penggunaan komputer sebagai media pembelajaran

  • Penggunaan Multimedia Presentasi
Multimedia presentasi digunakan untuk menjelaskan materi-materi yang sifatnya teoritis, digunakan dalam pembelajaran klasikal dengan group belajar yang cukup banyak diatas 50 orang. Media ini cukup efektif karena menggunakan multimedia projector yang memiliki jangkauan pancar cukup besar. Kelebihan media ini adalah menggabungkan semua unsur media seperti teks, video, animasi, image, grafik dan sound menjadi satu kesatuan penyajian, sehingga mengakomodasi sesuai dengan modalitas belajar siswa.Program ini dapat mengakomodasi siswa yang memiliki tipe visual, auditrif, maupun kinestetik.Hal ini didukung oleh teknologi perangkat keras (hardware) yang berkembang cukup lama, telah memberikan kontribusi yang sangat besar dalam kegiatan presentasi. Saat ini teknologi pada bidang rekayasa komputer menggantikan peranan alat presentasi pada masa sebelumnya. Penggunaan perangkat lunak (software) perancang presentasi seperti Microsoft Power Point, Macromedia flash banyak sekali mengalami perkembangan.
Berbagai perangkat lunak yang memungkinkah presentasi dikemas dalam bentuk multimedia yang dinamis dan sangat menarik. Perkembangan perangkat lunak tersebut didukung oleh perkembangan sejumlah perangkat keras penunjangnya.
Dalam sudut pandang proses pembelajaran, presentasi merupakan salah satu metode pembelajaran. Perkembangan terakhir pada bidang presentasi dengan media computer telah menyebabkan perubahan tuntutan penyelenggaraan pembelajaran.Diantaranya tuntutan terhadap peningkatan kemampuan dan keterampilan para guru dalam mengolah bahan-bahan pembelajaran ke dalam media presentasi yang menggunakan media komputer.
  
  • CD Multimedia Interaktif
CD interaktif yang menggunakan media komputer sangat efektif digunakan dalam proses pembelajaran. CD interaktif ini bersifat multimedia yang di dalamnya terdapat unsur-unsur media secara lengkap yang meliputi sound, animasi, video, teks dan grafis. Ada beberapa model multimedia interaktif yang digunakan dalam pembelajaran diantaranya :
  1. Model Drill : Model pembelajaran yang bertujuan memberikan pengalaman belajar yang lebih konkrit melalui penciptaan tiruan-tiruan bentuk pengalaman yang mendeteksi suasana yang sebenarnya.
  2. Model Tutorial : Program pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan perangkat lunak berupa program computer yang berisi materi pelajaran.
  3. Model Games : Model permainan ini dikembangkan berdasarkan atas “pembelajaran menyenangkan”, di mana peserta didik akan dihadapkan pada beberapa petunjuk dan aturan permainan.
  • Video Pembelajaran
Selain CD interaktif, video pembelajaran juga mengunaka media komputer dalam prosesnya.Video ini bersifat interaktif-tutorial membimbing siswa untuk memahami sebuah materi melalui visualisasi. Siswa juga dapat secara interaktif mengikuti kegiatan paraktek sesuai yang diajarkan dalam video.

4. Kelebihan Komputer Sebagai Media Pembelajaran

Penggunaan komputer sebagai media pembelajaran memiliki beberapa kelebihan.Pada umumnya komputer dipandang sebagai alat untuk mempertinggi berbagai teknologi pengajaran yang menggunakan komputer sebagai medianya.
Adapun kelebihan komputer sebagai media pembelajaran, menurut Pribadi dan Rosita dalam Rusman (2011: 110) adalah sebagai berikut :
  1. Menciptakan iklim belajar yang efektif bagi siswa yang lambat (slow learner)
  2. Memacu efektivitas belajar bagi siswa yang cepat (fast learner). Komputer dapat diprogram untuk dapat memberikan umpak balik terhadap hasil belajar siswa.
  3. Dengan kemampuan komputer untuk merekam hasil belajar pemakainya, maka komputer dapat deprogram untuk memeriksa dan memberikan skor hasil belajar secara otomatis
  4. Dapat dijadikan sebagai sarana untuk pembelajaran yang bersifat individual(individual learning)
  5. Mampu menyampaikan informasi dan pengatahuan dengan tingkat realisme yang tinggi. Karena computer mampu mengintegrasi warna, musik dan animasi grafik.
  6. Dapat meningkatkan hasil belajar dengan penggunaan waktu dan biaya yang relatif kecil
Berdasarkan pemaparan di atas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan komputer sebagai media dalam pembelajaran dapat menunjang peningkatan kualitas pembelajaran, karena komputer memberikan alternatif metode belajar dan media pembelajaran.

5. Kelemahan Komputer Sebagai Media Pembelajaran
Diantara kelebihan-kelebihan yang dimiliki komputer, ada beberapa kelemahan komputer sebagai media dalam pembelajaran, diantaranya adalah :
  1. Tingginya biaya pengadaan dan pengembangan program komputer, terutama yang dirancang khusus untuk maksud pembelajaran.
  2. Pemeliharaan dan perawatan komputer yang meliputi prangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) memerlukan biaya yang relatif tinggi
  3. Penggunaan sebuah program komputer biasanya memerlukan perangkat keras dengan spesifikasi yang sesuai. Perangkat lunak sebuah komputer seringkali tidak dapat digunakan pada computer yang spesifikasinya tidak sama.

6. Peran Komputer dalam Meningkatkan Interaksi Siswa dan guru 

Seperti apa yang telah dikatakan sebelumnya bahwa proses pembelajaran merupakan bagian terpenting dalam pembelajaran. Hal tersebut seharusnya menjadi pusat perhatian bagi guru untuk dapat memanfaatkan atau menggunakan kesempatan atau waktu tersebut untuk dapat memaksimalkan apa yang dapat guru lakukan dalam penyampaian materi dan penggunaan seoptimal mungkin teknologi yang ada. 
Komputer sebagai salah satu teknologi mutakhir yang sedang berkembang saat ini baik dalam kehidupan pendidikan maupun kehidupan profesi lainnya, merupakan salah satu buah hasil dari perkembangan ilmu pengetahuan seorang individu yang mampu menghasilkan suatu produk yang bermanfaat di dunia. Perkembangan dan peningkatan kecerdasan serta kecepatan berfikir tiap individu didukung oleh suatu proses pembelajaran yang bermakna dimana setiap individu mampu memberikan makna yang tertanam kuat dalam pemikiranya dan pemahaman yang mendalam terhadap suatu masalah. 
Secara umum pembelajaran berbasis komputer dapat dimasukan dalam dua kategori, yaitu komputer mandiri dan komputer dalam jaringan.perbedaan terletak pada aspek interaktifitas, dalam komputer mandiri interaktiviitas siswa terbatas dengan materi ajar yang ada dalam program pembelajaran. Pada pembelajaran dengan komputer dalam jaringan, interaktivitas peserta ajar menjadi lebih banyak alternatifnya. Pada proses pembelajaran dengan computer dalam jaringan dikenaldua jenis fungsi komputer, yaitu komputer server (untuk melayani interaksi, seperti website server, e-mail server)  dan komputer klien (dilengkapi dengan browser, misalnya Netscape atau internet explorer) . Interaksi peserta ajar dengan tenaga pengajar dilakukan melalui kedua jenis computer tersebut.( Drs. H. Isajoni, dkk. :19) 
Pembelajaran berbantuan computer yang terhubung  internet dapat lebih mengaktifkan siswa, sehingga pembelajaran dengan komputer tidak hanya untuk mempraktekan materi ajar yang berhubungan dengan computer. Siswa dapat berdiskusi melalui computer yang telah terkoneksi dengan internet dimana pun dan kapan pun, dan pembelajaran jarak jauh pun dapat dilakukan antara siswa dengan guru, guru dapat melayani aktivitas diskusi atau tanya jawab dengan siswa melalui fasilitas dari internet seperti website, e-mail, mailing list, dan chat
Penggunaan komputer dalam pembelajaran memberi kemudahan dan daya tarik tersendiri dalam pembelajaran, sehingga apa yang dipelajari dapat menjadi lebih menarik dan tidak membosankan serta penggunaan komputer merupakan salah satu alternatif dalam memperkenalkan kemajuan teknologi sekarang. Peran komputer dalam meningkatkan interaksi siswa dengan guru antara lain: 
  1. Komputer sebagai media pembelajaran aktif siswa dan guru. Dimana keduanya belajar melalui komputer dan dapat mendalami manfaat dari komputer itu sendiri sehingga dapat meningkatkan aktifitas pembelajaran dan mengoptimalkan penggunaan dari teknologi komputer. 
  2. Komputer sebagai media komunikasi siswa dengan guru. Dimana komputer telah terkoneksi dengan internet, sehingga diskusi dan tanya jawab terhadap topik  masalah dapat ditanyakan dalam kelas sewaktu diskusi berlangsung sehingga mempersingkat waktu dan tanya jawab pun dapat dilakukan diluar kegiatan belajar/ luar kelas. 
  3. Komputer sebagai sumber pengetahuan lain. Selama ini siswa hanya memperoleh pengetahuan melalui apa yang disampaikan guru dan guru memperoleh pengetahuan melalui buku, namun sekarang  guru dan siswa dapat memperoleh bahan lain melalui komputer yang telah terkoneksi dengan internet. 
  4. Pembelajaran saat ini telah berkembang hanya karena komputer yang telah terhubung dengan internet. Dimana siswa memiliki peran aktif dalam pengembangan dan pembentukan pengetahuan karena pembelajaran dapat dilakukan secara mandiri melalui komunikasi di dunia maya seperti e-learning.
  5. Siswa dapat menyalurkan dan mengembangkan kreatifitas dan ide-ide barunya melalui dunia blog dan aplikasi lain yang dapat dimanfaatkan guru dalam peningkatan motivasi dan belajar siswa untuk terus berkarya. 
  6. Guru bersama siswa dapat saling memberi dan membentuk pengetahuan baru terhadap sumber-
  7.  Adanya pertukaran pendapat dan komunikasi dengan narasumber lain dalam interaksi di dunia maya sehingga pengetahuan yang terbentuk lebih luas. 
  8. Komputer sebagai ajang untuk mempertontonkan kreatifitas tiap individu. Sehingga bakat dan kemampuan tiap individu dapat dikembangkan dan pendidik dapat melihat karakter tiap individu melalui karyanya, sehingga guru dapat mengidentifikasi potensi dan kemampuan yang mungkin dpat dikembangkan.

DAFTAR PUSTAKA
 Isjoni, dkk.(2007).Pembelajaran Terkini Perpaduan Indonesia-Malaysia.Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Arsyad, Azhar.(2006).Media Pembelajaran.Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.
Geisert, Paul G. dan Mynga K. Futrell.(1995).Teachers Computers and Curriculum.
(http://susantotutor.wordpress.com/category/komputer-sbg-media-pembelajaran/). Diakses pada sabtu,  9-04-2011 pkl. 12:24:11
(http://sigita.web.id/2006/03/komputer-sebagai-media-pembelajaran/). Diakses pada sabtu, 9-04-2011 pkl. 12:20:46


Komputer sebagai Media Pembelajaran

1. Media Pembelajaran Kata media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata “medium” yang secara harfiah mempunyai ar...